Kamis, 11 Des 2025
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Aksi Emak-Emak di Desa Palak Hilir: Tuntut Pencabutan Izin Pangkalan Gas Elpiji
Energi Terbarukan

Aksi Emak-Emak di Desa Palak Hilir: Tuntut Pencabutan Izin Pangkalan Gas Elpiji

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 10 November 2025 8:30 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Puluhan ibu rumah tangga di Desa Palak Hilir, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menggelar aksi protes menuntut Pertamina untuk mencabut izin salah satu pangkalan gas elpiji di desa mereka. Aksi ini berlangsung di depan kantor agen penyalur PT Ujong Raja Kuala Batee, Jalan Attaqwa, Blangpidie, pada Sabtu, 8 November 2025, setelah rencana mediasi yang dijadwalkan sebelumnya ditunda.

Dengan suara lantang dan penuh emosi, para ibu rumah tangga ini menuding pangkalan gas yang berlokasi di Desa Palak Hilir telah bertindak semena-mena dalam penyaluran gas subsidi. Mereka membawa atribut aksi bertuliskan “kami tidak menerima sikap arogansi, intimidasi dan sombong” serta “Tarik izin UD Maidar”. Masyarakat merasa penyaluran gas melon tidak tepat sasaran dan mereka tidak dihargai di desa mereka sendiri. Bahkan, pemilik pangkalan sempat menyepak tabung gas elpiji 3 kg di depan warga, menunjukkan sikap arogan.

Salah seorang warga mengungkapkan bahwa pangkalan gas UD Maidar sering mengangkut gas menggunakan mobil pribadi, pick up, dan becak dengan jumlah bervariasi. Akibatnya, dari kuota yang diberikan agen, hanya sebagian masyarakat yang mendapatkan gas subsidi pemerintah. “Kami masyarakat hanya dapat jatah paling banyak 10 tabung gas setiap kali pengiriman bahkan sering tidak dapat karena langsung ditutup. Selebihnya entah ke mana, katanya sudah ada yang punya,” jelas warga dengan nada kesal.

Emak-emak Palak Hilir meminta Pertamina agar segera menegur PT Ujong Raja Kuala Batee selaku agen penyalur, sekaligus mencabut izin usaha pangkalan gas UD Maidar. Mereka menegaskan, jika tidak ada tindakan tegas dari Pertamina, maka masyarakat akan menolak keberadaan pangkalan tersebut di desa mereka. “Kami tidak mau ada lagi pangkalan yang mempermainkan hak rakyat kecil. Kalau tidak dicabut izinnya, lebih baik keluar saja dari Palak Hilir!” tegasnya.

Sementara itu, pihak pangkalan UD Maidar membantah tuduhan bahwa mereka tidak mendistribusikan gas subsidi kepada masyarakat. Mereka mengklaim sering menunggu pembeli agar gas subsidi bisa diterima oleh masyarakat miskin. Pihak UD Maidar juga mengakui bahwa pasokan gas disalurkan ke luar desa karena warga Palak Hilir dinilai enggan mengambil gas di pangkalannya. Mereka beralasan bahwa daripada merugi, lebih baik menyalurkan ke masyarakat lainnya.

Terkait desakan masyarakat untuk mencabut izin pangkalan, pihak UD Maidar menyebutkan bahwa hal itu merupakan hak masyarakat. Namun, mereka juga menegaskan bahwa pangkalan memiliki hak untuk mempertahankan usahanya. “Apa dasar suruh tutup. Maaf saya sampaikan, itu tanah dan kedai milik sendiri, sertipikat juga. Akan tetapi, jika dinilai kami salah maka kami tetap ikut aturan PT,” ujarnya.

Pihak pangkalan siap menerima risiko yang akan ditimbulkan apabila mereka memang bersalah, termasuk jika mendapat teguran SP2 SP3 dari perusahaan penyalur. “Walaupun nantinya bapak (pihak agen) tidak memberikan pasokan gas juga tidak masalah, akan tetapi hal itu akan merugikan masyarakat sendiri karena dikhawatirkan pasokan gas tidak dapat mencukupi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Aksi damai ini berlangsung tertib, meski diwarnai luapan emosi dan teriakan protes. Warga berharap tuntutan mereka mendapat perhatian serius dari pihak Pertamina maupun pemerintah daerah agar distribusi gas bersubsidi kembali tepat sasaran. Dengan adanya perhatian dan tindakan tegas dari pihak terkait, diharapkan permasalahan distribusi gas di Desa Palak Hilir dapat segera teratasi, sehingga masyarakat dapat menikmati hak mereka atas gas subsidi dengan adil.

TAGGED:Elpiji
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Revolusi Petani: Kebangkitan Sektor Pertanian di Era Presiden Prabowo
Next Article Keresahan Warga Temu Selatan: Pangkalan BBM Ilegal Ancam Keselamatan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Harga Minyak Mentah Melonjak Melebihi Rata-Rata 50 Hari: Sasaran $71,53 dan $72,93

Harga minyak mentah mencatatkan kenaikan mingguan pertama dalam tiga pekan terakhir, dengan kontrak berjangka Brent…

By Redaksi InfoEnergi

Penggunaan BBM Bersubsidi oleh Truk Pengangkut Batu Bara Masih Marak

Jakarta - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Erika Retnowati, mengungkapkan…

By Redaksi InfoEnergi

Freeport Hentikan Operasi Tambang Grasberg: Dampak dan Prospek

Freeport-McMoRan Inc., perusahaan tambang terkemuka, telah menghentikan operasi di tambang Grasberg, salah satu tambang emas…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

Raksasa Tembaga China Mendesak Pengendalian Kapasitas Smelter Baru

By Redaksi InfoEnergi
Energi TerbarukanWorld

Indika Nature: Pilar Keberlanjutan Menuju Emisi Nol Bersih 2050

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Antisipasi Konflik Sumber Daya Alam di Ibu Kota Nusantara: Komisi II DPR RI Beri Peringatan

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Pipa PAM Jaya Sering Bocor: Usia 103 Tahun Jadi Penyebab Utama

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?