Rabu, 4 Feb 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > TINS Targetkan Industrialisasi Logam Tanah Jarang pada 2028
Energi Terbarukan

TINS Targetkan Industrialisasi Logam Tanah Jarang pada 2028

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 21 November 2025 4:58 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

PT Timah Tbk (TINS), salah satu perusahaan tambang terkemuka di Indonesia, telah mengumumkan rencana ambisius untuk mengembangkan industrialisasi logam tanah jarang pada tahun 2028. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas portofolio bisnis dan meningkatkan nilai tambah produk tambang.

Indonesia dikenal memiliki cadangan logam tanah jarang yang cukup melimpah, terutama di wilayah Bangka Belitung. Logam tanah jarang, yang mencakup elemen seperti neodymium dan praseodymium, sangat penting dalam industri teknologi tinggi, termasuk pembuatan magnet permanen, baterai, dan komponen elektronik lainnya. Dengan memanfaatkan potensi ini, TINS berharap dapat menjadi pemain utama dalam industri logam tanah jarang di Asia Tenggara.

Untuk mencapai target industrialisasi pada 2028, TINS berencana melakukan investasi besar-besaran dalam penelitian dan pengembangan, serta membangun fasilitas pengolahan yang canggih. Perusahaan juga berencana menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi global untuk memastikan transfer teknologi dan pengetahuan yang diperlukan.

Meskipun prospek pengembangan logam tanah jarang menjanjikan, TINS menghadapi sejumlah tantangan, termasuk regulasi lingkungan yang ketat dan persaingan global yang semakin meningkat. Namun, dengan dukungan pemerintah dan kebijakan yang mendukung, TINS optimis dapat mengatasi hambatan ini dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Pengembangan industri logam tanah jarang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, termasuk penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan pendapatan daerah. Namun, TINS juga berkomitmen untuk memastikan bahwa kegiatan operasionalnya tidak merusak lingkungan, dengan menerapkan praktik penambangan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dengan rencana strategis yang matang dan komitmen terhadap keberlanjutan, TINS berada di jalur yang tepat untuk menjadi pemimpin dalam industri logam tanah jarang. Keberhasilan proyek ini tidak hanya akan menguntungkan perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional dan pengembangan teknologi di Indonesia.

TAGGED:TINS
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article TINS Pertimbangkan Mengaktifkan Kembali Smelter Sitaan
Next Article Harga Minyak Turun di Tengah Rencana Damai Ukraina-Rusia
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Pemerintah Tunggu Kesiapan Sumur Minyak Rakyat untuk Proses Izin Operasi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengidentifikasi sekitar 33.000 sumur minyak milik masyarakat…

By Redaksi InfoEnergi

Ketidakstabilan Geopolitik dan Urgensi Transisi Energi di Indonesia

Tahun 2025 dibayangi ketegangan geopolitik global tak berkesudahan. Perang Ukraina–Rusia masih berlangsung, konflik di Timur…

By Redaksi InfoEnergi

Penerimaan Negara Sektor Hulu Migas Capai USD12,7 Miliar Hingga Oktober 2024

Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

Rumput Laut, Solusi Kreatif Pengganti Panel Surya untuk Energi Hijau

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Raksasa Tembaga China Mendesak Pengendalian Kapasitas Smelter Baru

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Sumatera Selatan: Tantangan dan Peluang dalam Transisi Energi Terbarukan

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Chevron dan Quantum Energy Bidik Aset Migas Rusia Lukoil yang Terkena Sanksi

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?