Sabtu, 16 Mei 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Pertamina Patra Niaga Siapkan Impor BBM dari AS untuk Natal dan Tahun Baru 2026
Energi Terbarukan

Pertamina Patra Niaga Siapkan Impor BBM dari AS untuk Natal dan Tahun Baru 2026

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 17 Februari 2026 11:09 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

PT Pertamina Patra Niaga (PPN) membuka peluang untuk mengimpor bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin RON 90 setara Pertalite dari Amerika Serikat (AS). Langkah ini diambil untuk memperkuat pasokan perusahaan dalam menghadapi momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Corporate Secretary PPN, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa hingga saat ini penyaluran Pertalite masih berada 1%—5% di bawah kuota yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2025, yaitu sebanyak 31,2 juta kiloliter (kl).

Dengan kondisi tersebut, PPN masih memiliki kesempatan untuk menambah pasokan guna mengantisipasi peningkatan pergerakan masyarakat dan permintaan BBM selama masa Nataru. Roberth menyatakan bahwa penambahan stok ini akan berasal dari produksi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan impor langsung yang dilakukan oleh PPN. Impor dari AS ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah terkait kesepakatan tarif resiprokal dengan Presiden Donald Trump.

Roberth mengungkapkan bahwa impor BBM dari AS diperkirakan akan mencapai sekitar 40% dari total pengadaan Pertamina. “Pasar impor kami sudah ditetapkan berdasarkan kebijakan pemerintah untuk menyerap dari AS. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan penyedia di lokasi lain,” ujar Roberth dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2025). Namun, Roberth belum dapat memastikan kapan impor dari AS akan dilakukan, meskipun ia memastikan bahwa impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri akan dilakukan melalui proses pengadaan yang berlaku.

Pada kesempatan yang sama, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menambahkan bahwa perusahaan masih menunggu arahan dari pemerintah terkait penugasan impor sejumlah komoditas migas dari AS. Baron belum dapat memastikan kapan wacana impor minyak mentah dan beberapa komoditas migas tersebut akan direalisasikan. “Kami perlu dasar hukum yang kuat dan kehati-hatian dalam pelaksanaannya untuk mengamankan distribusi energi kepada masyarakat,” ujar Baron.

Rencana pembelian komoditas migas ini sebelumnya menjadi bagian dari perundingan dagang dengan pemerintah AS, setelah Indonesia dikenakan tarif resiprokal sebesar 19%, lebih rendah dari rencana tarif awal 32%. Nilai paket impor migas dari AS diperkirakan mencapai US$15 miliar untuk mengimbangi surplus neraca dagang dengan AS saat ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menargetkan impor komoditas migas dari AS mulai dilakukan tahun ini, meskipun hingga saat ini belum ada kontrak jual-beli migas yang diteken antara Indonesia dan AS.

Di sisi lain, Kementerian ESDM mengungkapkan bahwa impor komoditas migas masih berasal dari Singapura, yang sebelumnya diharapkan dapat dialihkan ke AS pada akhir tahun ini. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa hingga kini belum ada tindak lanjut atas kesepakatan yang diteken antara RI dan AS dalam negosiasi tarif tersebut. “Semua yang berhubungan dengan kesepakatan tarif itu sekarang masih dalam proses,” kata Laode kepada awak media di Kementerian ESDM, Jumat (7/11/2025).

Dengan langkah-langkah ini, Pertamina Patra Niaga berupaya memastikan ketersediaan BBM yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode libur panjang Natal dan Tahun Baru, serta menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Harga Minyak Rebound: Optimisme Kesepakatan Damai Rusia-Ukraina
Next Article Timbunan Sampah di Kolong Tol Wiyoto Wiyono: Ancaman Kesehatan dan Keselamatan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Inovasi dan Keberlanjutan di Labelexpo Americas 2024: Fokus pada Teknologi RFID dan Produk Ramah Lingkungan

Labelexpo Americas 2024 menjadi panggung bagi para inovator teknologi untuk memamerkan peralatan pelabelan RFID terkini,…

By Redaksi InfoEnergi

Langkah Strategis ESDM, Harga Minyak ICP 2026 Diusulkan USD 80 per Barel

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengajukan harga minyak mentah Indonesia (ICP) dalam…

By Redaksi InfoEnergi

AMMN Dapat Jatah Ekspor Konsentrat Tembaga Sekitar 400 Ribu Ton

PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMN) baru-baru ini mendapatkan izin untuk mengekspor konsentrat tembaga sebanyak…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

Ukraina Klaim Serangan ke Kompleks Kilang Minyak Rosneft di Rusia

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Distribusi BBM di Aceh: BPH Migas Pastikan Stok Terkendali di Tengah Bencana

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Harga Batu Bara Menurun, Namun Tren Positif Tetap Berlanjut

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Arsari Tambang Milik Hashim Djojohadikusumo Incar Tambang Senilai Rp7 Triliun di Kanada

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?