Selasa, 24 Mar 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Shell Plc Siap Berinvestasi di Sektor Hulu Migas Indonesia pada 2026
Energi Terbarukan

Shell Plc Siap Berinvestasi di Sektor Hulu Migas Indonesia pada 2026

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 17 Februari 2026 11:08 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa Shell Plc berencana untuk kembali berinvestasi di sektor hulu minyak dan gas (migas) Indonesia pada tahun 2026. Proposal investasi yang diajukan oleh Shell menargetkan lima blok migas yang tersebar di dalam negeri. Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan bahwa proposal tersebut saat ini berada dalam tahap akhir dan menunggu persetujuan dari Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Yuliot menjelaskan bahwa sebelum mendapatkan persetujuan dari Menteri ESDM, proposal tersebut harus melalui evaluasi di Direktorat Jenderal Migas dan juga dikonsultasikan dengan SKK Migas. “Jadi untuk proses approval dari Pak Menteri kan ada evaluasi terlebih dulu di Ditjen Migas dan juga dikonsultasikan ke SKK Migas,” ujar Yuliot saat ditemui di Hotel Sheraton Gandaria, Jakarta, Selasa (25/11).

Menurut Yuliot, Shell Plc tertarik pada lima wilayah kerja migas di Indonesia. Dari lima wilayah tersebut, dua berada di lepas pantai (offshore) dan tiga lainnya di darat (onshore). Namun, Yuliot belum merinci nama-nama blok yang menjadi target Shell. “Itu kan (proposal) untuk 5 wilayah kerja, itu nanti akan difinalisasi,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Satgas Percepatan Peningkatan Produksi/Lifting Migas, Nanang Abdul Manaf, mengungkapkan bahwa ada 39 perusahaan migas yang tertarik untuk bermitra dengan Pertamina dalam mengelola sumur-sumur minyak tua di Indonesia. “Ada 39 perusahaan berminat menjadi mitra sumur idle Pertamina untuk melaksanakan program reaktivasi sumur idle,” jelas Nanang.

Keseriusan dari perusahaan-perusahaan tersebut telah ditindaklanjuti melalui penandatanganan perjanjian. Hingga saat ini, sekitar 19 perusahaan telah menunjukkan komitmen mereka dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU). “Sebanyak 19 perusahaan telah menandatangani MoU,” pungkas Nanang.

Dengan rencana investasi ini, diharapkan sektor hulu migas Indonesia dapat mengalami peningkatan yang signifikan, serta memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional. Investasi dari Shell dan kemitraan dengan Pertamina diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi migas di tanah air, sekaligus membuka peluang kerja dan meningkatkan pendapatan negara dari sektor energi.

Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Impor BBM dan LPG dari AS: Proses Lelang dan Kesepakatan Tarif Resiprokal
Next Article Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Majenang: Tuntutan Audit dan Penindakan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Harga Minyak Stabil di Tengah Surplus Pasokan dan Sanksi Minyak Rusia

Pasar minyak dunia saat ini tengah menghadapi situasi yang cukup menantang. Di satu sisi, surplus…

By Redaksi InfoEnergi

JDR Cables: Memperkuat Posisi di Sektor Energi Terbarukan dengan Dukungan Keuangan UKEF

JDR Cables, pemasok kabel daya bawah laut asal Inggris, terus memperluas jangkauannya ke fasilitas angin…

By Redaksi InfoEnergi

Harga Minyak Menguat: Pasar Pantau Pembicaraan Rusia vs Ukraina

Harga minyak dunia mengalami penguatan signifikan seiring dengan meningkatnya ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina.…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

Permintaan Energi Global Buat ExxonMobil Pertahankan Bahan Bakar Fosil Hingga 2050

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Minimnya Pembeli Katoda Tembaga Domestik: Tantangan bagi Freeport

By Redaksi InfoEnergi
Emisi

Formula E Raih Sertifikasi Net Zero Pertama di Dunia dari BSI

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Kilang India Nayara Pulih Setelah Sanksi Uni Eropa: Dampak dan Prospek

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?