Jumat, 17 Jul 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Analisa & Opini > Revisi Harga Batu Bara DMO: Permintaan IMA dan Tantangan Kebijakan
Analisa & Opini

Revisi Harga Batu Bara DMO: Permintaan IMA dan Tantangan Kebijakan

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 17 Februari 2026 11:02 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Asosiasi Pertambangan Indonesia (IMA) telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk meninjau kembali harga batu bara khusus untuk domestic market obligation (DMO). Direktur Eksekutif IMA, Hendra Sinadia, menyatakan bahwa harga batu bara DMO atau domestic price obligation (DPO) tidak mengalami perubahan sejak 2018, yaitu US$70 per ton untuk sektor kelistrikan dan US$90 per ton untuk industri semen serta pupuk. Sementara itu, biaya produksi pertambangan batu bara terus meningkat sejak tahun tersebut.

Hendra mengungkapkan bahwa IMA telah berulang kali meminta Kementerian ESDM untuk mengkaji ulang DPO batu bara agar lebih sesuai dengan kondisi biaya produksi yang meningkat. Namun, hingga saat ini, permohonan tersebut belum mendapatkan tanggapan dari pemerintah. “Sudah lama sih, kan pengusaha sudah mengajukan sudah lama untuk dikaji, tetapi sampai sejauh ini sih belum dikaji ya, imbauan aja kita cuma mohon saja sih untuk dikaji gitu,” ujar Hendra.

Meskipun Hendra tidak menyebutkan harga batu bara DMO yang diharapkan oleh pelaku industri, ia menekankan pentingnya penyesuaian harga DPO agar mencerminkan biaya produksi yang telah meningkat. “Biaya untuk menambangnya sudah naik signifikan, jadi harus dikaji dahulu harganya. Kita tidak kompeten [menghitung besaran DPO yang diharapkan],” tegas Hendra.

Revisi harga DPO diharapkan dapat terjadi seiring dengan rencana pemerintah untuk memperlebar porsi DMO dan memangkas produksi batu bara pada 2026. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa kebijakan ini menjadi opsi yang dipertimbangkan karena pemerintah berencana memangkas produksi batu bara pada tahun depan. Jika produksi batu bara dipangkas dan porsi DMO tetap sama, volume batu bara yang harus dipasok ke dalam negeri akan berkurang. Oleh karena itu, wacana menaikkan porsi DMO diusulkan untuk menyeimbangkan situasi tersebut.

Tri Winarno membuka kemungkinan bahwa target produksi batu bara Indonesia pada tahun depan akan diturunkan menjadi di bawah 700 juta ton, lebih rendah dari target tahun ini sebesar 735 juta ton. Langkah ini diambil untuk menjaga agar harga batu bara Indonesia tidak semakin tertekan. Sepanjang Januari hingga September 2025, produksi batu bara Indonesia mencapai 585 juta ton, mengalami kontraksi 7,47% secara tahunan. Sementara itu, realisasi DMO batu bara mencapai 104,6 juta ton atau 43,64% dari target yang ditetapkan pemerintah sebesar 239,7 juta ton tahun ini.

Porsi ekspor batu bara hingga Juni 2025 mencapai 238 juta ton atau sekitar 32,18% dari keseluruhan produksi tahun ini. Di sisi lain, Kementerian ESDM juga menyisihkan sekitar 15 juta ton batu bara sebagai stok nasional hingga akhir Juni 2025.

Permintaan IMA untuk revisi harga batu bara DMO mencerminkan tantangan yang dihadapi industri pertambangan dalam menghadapi kenaikan biaya produksi. Sementara itu, pemerintah perlu mempertimbangkan kebijakan yang seimbang untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan batu bara di dalam negeri. Dengan berbagai dinamika yang ada, penyesuaian kebijakan dan harga menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan industri pertambangan batu bara di Indonesia.

Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article OPEC+ Bersiap Menilai Pasar Minyak Global di Tengah Tanda Surplus
Next Article OPEC+ Menunda Kenaikan Produksi di Tengah Surplus Pasokan Minyak Global
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Pertamina Siapkan Spin-off Pelita Air dan Bisnis Asuransi untuk Fokus pada Energi

PT Pertamina (Persero) berencana melepas sejumlah anak usaha yang dinilai berada di luar bisnis inti…

By Redaksi InfoEnergi

Alokasi Gas Domestik 2025 Capai 69%, Mayoritas untuk Hilirisasi

Pada tahun 2025, alokasi gas domestik Indonesia diproyeksikan mencapai 69%, dengan mayoritas dialokasikan untuk mendukung…

By Redaksi InfoEnergi

Shell Hengkang dari Bisnis BBM di Indonesia: Bahlil Klaim Iklim Investasi Tetap Kondusif

Shell Tinggalkan Pasar BBM Indonesia Shell, salah satu perusahaan energi terbesar di dunia, baru-baru ini…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Analisa & Opini

Harga Minyak Naik: OPEC+ Tunda Kenaikan Produksi di Tengah Ketegangan Geopolitik

By Redaksi InfoEnergi
Analisa & Opini

Pabrik Baterai CATL di Indonesia Ditargetkan Beroperasi Semester I 2026

By Redaksi InfoEnergi
Analisa & Opini

Bantahan Kementerian ESDM dan PT Agincourt Resources Terkait Tuduhan Memperparah Banjir di Sumatra Utara

By Redaksi InfoEnergi
Analisa & OpiniTak Berkategori

Danantara Melunak Soal Tambang Emas Martabe

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?