Rabu, 4 Feb 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Kontroversi Tambang Emas Martabe dan Dampaknya Terhadap Banjir di Sumatra Utara
Energi Terbarukan

Kontroversi Tambang Emas Martabe dan Dampaknya Terhadap Banjir di Sumatra Utara

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 5 Desember 2025 3:19 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

PT Agincourt Resources (PTAR) menegaskan bahwa aktivitas tambang emas Martabe tidak dapat dikaitkan dengan banjir yang melanda Sumatra Utara. Perusahaan ini beroperasi di daerah aliran sungai (DAS) Aek Pahu, yang berbeda dengan lokasi banjir di DAS Garoga. Dalam pernyataan tertulisnya, PT United Tractors Tbk. (UNTR), entitas bisnis PTAR, menyebutkan bahwa banjir bandang disebabkan oleh ketidakmampuan sungai Garoga menampung aliran air yang deras.

Menurut PTAR, penyumbatan material kayu gelondongan di jembatan Garoga I dan Anggoli I menjadi pemicu utama banjir. Sumbatan ini mencapai titik kritis pada 25 November sekitar pukul 10.00 waktu setempat, menyebabkan perubahan mendadak pada alur sungai. Akibatnya, dua anak sungai Garoga bergabung menjadi aliran baru yang menerjang Desa Garoga. PTAR menilai bahwa mengaitkan operasional Tambang Emas Martabe dengan banjir di Desa Garoga adalah kesimpulan yang prematur dan tidak tepat.

PTAR mengklaim bahwa meskipun sungai Aek Pahu dan Garoga bertemu di hilir Desa Garoga, arusnya mengalir hingga pantai barat Sumatra, sehingga aktivitas di DAS Aek Pahu tidak berhubungan langsung dengan bencana di Garoga. PTAR mengakui adanya longsoran di sub DAS Aek Pahu, namun menegaskan tidak ada banjir bandang di sepanjang aliran sungai tersebut. Investigasi udara yang dilakukan PTAR menemukan bukti visual longsoran masif di tebing alur sungai Garoga, termasuk di kawasan hutan lindung.

Sebaliknya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatra Utara menuding bahwa aktivitas tambang emas Martabe memperparah banjir di Sumut. Walhi menyebutkan bahwa tambang tersebut telah mengurangi tutupan hutan dan lahan sekitar 300 hektare. Selain itu, fasilitas pengolahan limbah tambang atau tailing management facility berada dekat sungai Aek Pahu yang mengaliri Desa Sumuran. Walhi juga mencatat keluhan warga mengenai kualitas air yang menurun sejak beroperasinya Pit Ramba Joring pada 2017.

Walhi menyoroti bahwa banjir bandang paling parah melanda wilayah ekosistem Harangan Tapanuli atau Ekosistem Batang Toru, salah satu bentang hutan tropis esensial terakhir di Sumut. Berdasarkan data citra satelit pada 2025, pembukaan hutan di Batang Toru, Tapanuli Selatan, terjadi secara masif. Walhi mengungkapkan bahwa PTAR berencana membuka 583 hektare lahan baru untuk fasilitas tailing, termasuk menebang sekitar 185.554 pohon. Investigasi Walhi menemukan bahwa sekitar 120 hektare sudah dibuka, dan dokumen Amdal perusahaan mencantumkan risiko lingkungan yang signifikan.

Kontroversi antara PTAR dan Walhi mencerminkan perdebatan yang lebih luas mengenai dampak industri tambang terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Sementara PTAR menegaskan bahwa operasional tambangnya tidak terkait langsung dengan banjir, Walhi menyoroti dampak negatif dari aktivitas tambang terhadap ekosistem dan kualitas hidup warga. Dengan berbagai temuan dan klaim yang saling bertentangan, diperlukan kajian lebih lanjut untuk memahami dampak sebenarnya dari aktivitas tambang emas Martabe terhadap lingkungan di Sumatra Utara.

TAGGED:Emas
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Harga Batu Bara Menguat di Tengah Persiapan Musim Dingin di Belahan Utara
Next Article Investigasi Penyebab Banjir Bandang di Sumatra: Peran Pertambangan dan PLTA
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Nepal dan India Sepakati Proyek Pipa LPG Lintas Batas

DELHI, INDIA - Dalam kunjungan yang penuh makna, Menteri Industri Nepal, Damodar Bhandari, bertandang ke…

By Redaksi InfoEnergi

Penguatan Tata Kelola Minerba: Langkah Strategis Pemerintah Melalui Ditjen Gakkum

Pemerintah Indonesia terus berupaya memperkuat tata kelola sektor mineral dan batu bara (minerba) dengan langkah…

By Redaksi InfoEnergi

Pertamina Bangun Klinik Modern di Lombok Tengah, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PT Pertamina (Persero) terus memperkuat…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

Kepastian Tambang Kelolaan Muhammadiyah Menunggu Permen ESDM

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Kebijakan Pembatasan Izin Smelter Nikel: Dorong Investasi Hilir di Indonesia

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Goldman Sachs Revisi Outlook Minyak: Konsumsi Diprediksi Tetap Menguat

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Impor LPG PT Lotte Chemical Indonesia dari AS: Langkah Strategis dalam Kesepakatan Dagang

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?