Selasa, 30 Jun 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Harga Minyak Menguat: OPEC+ Hentikan Kenaikan Produksi Sementara
Energi Terbarukan

Harga Minyak Menguat: OPEC+ Hentikan Kenaikan Produksi Sementara

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 4 November 2025 5:41 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Harga minyak mengalami penguatan setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, mengumumkan rencana untuk menghentikan sementara kenaikan produksi selama kuartal pertama tahun depan. Minyak mentah Brent naik di atas US$65 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati US$61.

Pada hari Minggu, OPEC+ menyatakan akan meningkatkan produksi minyak mentah sekitar 137.000 barel per hari pada bulan Desember. Peningkatan ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan untuk bulan Oktober dan November. Namun, setelah itu, OPEC+ berencana untuk mengambil jeda dari peningkatan produksi mulai Januari hingga Maret.

Langkah ini diambil di tengah prospek kelebihan pasokan yang meningkat, yang telah menyebabkan harga Brent turun 10% selama tiga bulan terakhir. Penurunan harga ini terjadi setelah sanksi AS yang lebih ketat terhadap Rusia menimbulkan kekhawatiran tentang prospek pasokan dari negara eksportir utama tersebut.

Analis dari ANZ Group Holdings Ltd., Brian Martin dan Daniel Hynes, mencatat bahwa keputusan untuk menunda produksi mulai Januari mencerminkan ekspektasi perlambatan musiman. Mereka juga menduga bahwa pasar mungkin kesulitan untuk menerima tambahan barel, terutama jika gangguan pasokan dari Rusia hanya bersifat sementara.

Para pedagang juga akan memantau gangguan fisik pasokan, terutama setelah serangan pesawat nirawak besar-besaran Ukraina di wilayah Laut Hitam Rusia. Serangan ini menyebabkan sebuah kapal tanker minyak terbakar dan merusak fasilitas pemuatan minyak di kota pelabuhan Tuapse. Wilayah ini merupakan lokasi kilang utama yang dikelola oleh Rosneft PJSC, yang dikenai sanksi bersama dengan Lukoil PJSC oleh pemerintahan Trump bulan lalu.
Penguatan harga minyak saat ini dipengaruhi oleh keputusan OPEC+ untuk menghentikan sementara kenaikan produksi, serta ketegangan geopolitik yang mempengaruhi pasokan global. Langkah ini menunjukkan upaya OPEC+ untuk menyeimbangkan pasar di tengah tantangan kelebihan pasokan dan ketidakpastian geopolitik. Para pelaku pasar akan terus memantau perkembangan ini untuk menentukan arah pergerakan harga minyak di masa mendatang.

TAGGED:OPEC+
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article OPEC+ Hentikan Kenaikan Produksi Minyak: Langkah Strategis Menghadapi Kelebihan Pasokan
Next Article Kilang Minyak China Hentikan Pembelian Minyak Rusia Akibat Sanksi AS
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Prediksi Lonjakan Permintaan Listrik di Jawa: Faktor dan Implikasinya

Kenaikan Permintaan Listrik di Pulau Jawa Pulau Jawa diperkirakan akan mengalami lonjakan permintaan listrik yang…

By Redaksi InfoEnergi

Aliansi Karyawan Tambang Desak Presiden Copot Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

Aliansi Pemerhati Karyawan Tambang (APKT) dengan tegas memohon Presiden Republik Indonesia segera mencopot Menteri Energi…

By Redaksi InfoEnergi

PHR Zona 4 Cetak Rekor Produksi 30.000 BOPD, Terbesar Sejak 2021

Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 berhasil membukukan capaian bersejarah dengan produksi minyak mencapai 30.000…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi TerbarukanKelistrikan

PLN Perluas Jangkauan Listrik dengan PLTS di Tujuh Pulau Madura

By Redaksi InfoEnergi
Emisi

Emisi Naik Tajam, Google Akui Target Iklim Makin Sulit Tercapai

By Redaksi InfoEnergi
Transformasi Energi

China Bangun “Terusan Suez Versi Darat”: Strategi Baru Ubah Peta Perdagangan Dunia

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

ESDM Optimis BBM di SPBU Swasta Terisi Akhir Oktober

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?