Kamis, 5 Feb 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Pertamina Siap Gantikan Harbour Energy di Blok Tuna Bersama Zarubezhneft
Energi Terbarukan

Pertamina Siap Gantikan Harbour Energy di Blok Tuna Bersama Zarubezhneft

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 13 November 2025 7:33 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) tengah mengarahkan pandangannya kepada PT Pertamina (Persero) untuk menggantikan posisi Harbour Energy dalam proyek pengembangan Blok Tuna. Kerjasama ini akan melibatkan perusahaan migas milik negara Rusia, Zarubezhneft. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyatakan harapannya agar Pertamina, sebagai perusahaan nasional, dapat mengambil peran penting dalam proyek ini. “Kami berharap ada Pertamina di situ, ada perusahaan nasional. Ya berharap gitu kan. Perusahaan dalam negeri kan BUMN siapa lagi kan selain Pertamina. Nah, juga swasta nasional lainnya,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Selasa (11/11/2025).

Djoko menjelaskan bahwa SKK Migas telah melakukan komunikasi dengan Pertamina terkait proyek ini. Proses open data diharapkan dapat selesai pada bulan November ini. “Saya dorong minta November ini selesai, itu SKK biar enggak molor-molor. Pertamina dengan partner lain kan bisa juga. Pokoknya nasional BUMN-nya Pertamina,” jelasnya.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, mengungkapkan bahwa Pertamina membuka peluang untuk menggantikan Harbour Energy dalam pengembangan Blok Tuna. Menurut Simon, salah satu tugas utama Pertamina adalah meningkatkan produksi minyak dan gas (migas). Jika ada kesempatan untuk meningkatkan produksi siap jual atau lifting minyak, Pertamina akan berusaha untuk mengambil bagian. “Tinggal nanti mengikuti prosedurnya saja. Dari aturan-aturan, compliance, dan lain-lain. Namun, intinya selama bisa meningkatkan produksi tentunya, kita sambut dengan baik,” ucap Simon saat ditemui di kantor Kementerian ESDM.

Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas, Rikky Rahmat Firdaus, memastikan bahwa Harbour Energy akan hengkang dari Blok Tuna yang kaya gas tersebut. Sementara itu, Zarubezhneft Asia Ltd (ZAL), entitas perusahaan migas Rusia, akan mengambil alih posisi operator blok. “Secara normatif, hasil dari divestasi ini pada akhirnya akan menghadirkan pihak baru untuk menemani ZAL,” kata Rikky kepada Bloomberg Technoz, Rabu (29/10/2025).

Rikky menjelaskan bahwa transaksi divestasi antar kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) mendekati penyelesaian. Proses divestasi Harbour Energy diperkirakan akan selesai dalam dua bulan mendatang. “Kita tunggu saja prosesnya, karena ini merupakan proses B to B [business to business],” tuturnya. Proyek yang berdekatan dengan Vietnam ini telah mendapatkan persetujuan rencana pengembangan atau plan of development (PoD) sejak Desember 2022.

Ladang gas Blok Tuna dikerjakan oleh konsorsium Zarubezhneft melalui anak usahanya ZAL bersama dengan entitas Harbour Energy di Indonesia, Premier Oil Tuna B.V. Keduanya masing-masing memegang 50% hak partisipasi atau participating interest (PI), dengan Premier Oil sebagai operator blok. Namun, konsorsium ini belum menandatangani keputusan investasi akhir atau final investment decision (FID) hingga saat ini, disebabkan oleh sanksi yang dikenakan kepada Zarubezhneft akibat invasi Rusia ke Ukraina sejak 2022.

Blok Tuna diperkirakan memiliki potensi gas di kisaran 100—150 million standard cubic feet per day (MMSCFD), menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Investasi pengembangan lapangan hingga tahap operasional ditaksir mencapai US$3,07 miliar.

Dengan berbagai langkah strategis yang diambil oleh SKK Migas dan Pertamina, diharapkan pengembangan Blok Tuna dapat memberikan kontribusi signifikan bagi industri migas nasional. Keputusan dan hasil evaluasi yang akan diumumkan dalam waktu dekat akan menjadi penentu arah pengembangan blok gas ini.

TAGGED:Pertamina
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Shell dan Kufpec Lakukan Joint Study untuk Pengembangan Blok Gas di Indonesia
Next Article India Kurangi Pembelian Minyak Rusia: Dampak Sanksi Barat dan Negosiasi Dagang dengan AS
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

DMO Emas: Solusi Potensial untuk Antam yang Memerlukan Fleksibilitas

Kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) emas di Indonesia tengah menjadi sorotan sebagai solusi potensial bagi…

By Redaksi InfoEnergi

Krisis di Ranah Energi Hijau, Perusahaan Terkini Terbelit Utang US$ 89 Juta

Situasi Terkini di Industri Energi Hijau Industri energi hijau, yang selama ini dielu-elukan sebagai solusi…

By Redaksi InfoEnergi

B50 Mulai Diterapkan 2026, Dorongan Baru Transisi Energi Indonesia

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan program mandatori biodiesel 50 persen (B50) akan…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

CSR

Pertamina Salurkan Seragam dan Perlengkapan Sekolah untuk 1.000 Pelajar di Hari Pramuka 2025

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

ESDM Pertimbangkan Tambah Impor LPG dari AS untuk Natal dan Tahun Baru

By Redaksi InfoEnergi
Migas

Aspermigas Soroti Keterbatasan Kapasitas Kilang Pertamina untuk Pasok BBM ke SPBU Swasta

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

SKK Migas dan Petro Muba Mulai Jual Minyak Sumur Rakyat ke Pertamina

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?