Selasa, 17 Mar 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > BUMI Resources Tbk: Langkah Strategis Akuisisi Saham PT Laman Mining
Energi Terbarukan

BUMI Resources Tbk: Langkah Strategis Akuisisi Saham PT Laman Mining

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 17 November 2025 4:12 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) telah mengambil langkah signifikan dengan membayar sebagian uang muka untuk mengakuisisi 45% saham PT Laman Mining, sebuah perusahaan tambang bauksit. Kesepakatan ini ditandatangani bersama dengan PT Supreme Global Investment, pengendali Laman Mining, pada 25 September 2025. Nilai pembelian saham tersebut mencapai US$59,1 juta atau sekitar Rp984,96 miliar, dengan asumsi kurs Rp16.666 per dolar AS.

BUMI merencanakan pembayaran akuisisi ini dalam dua tahap. Tahap pertama melibatkan pembayaran uang muka sebesar US$20 juta yang harus diselesaikan sebelum akhir tahun ini. Sisa pembayaran sebesar US$39,1 juta akan dilakukan setelah kedua perusahaan menyepakati syarat penyelesaian atau conditions precedents akuisisi. Transaksi ini diharapkan selesai paling lambat pada 30 Oktober 2026.

Christopher Fong, Advisor BUMI, menyatakan bahwa akuisisi Laman Mining merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendiversifikasi bisnis mineral ke dalam portofolio bauksit. “Bauksit dan rencana hilirisasinya adalah bagian dari strategi diversifikasi perusahaan, dan sejalan dengan pengumuman akuisisi terakhir aset emas dan tembaga Wolfram Limited di Australia,” ungkap Christopher.

BUMI, yang merupakan kongsi grup Salim dan Bakrie, baru saja menyelesaikan akuisisi 100% saham Wolfram Limited, perusahaan tambang emas dan tembaga asal Australia, dengan nilai transaksi AUS$63,5 juta atau sekitar Rp698,98 miliar. Langkah ini memperkuat portofolio non batu bara BUMI dengan mengamankan rantai bisnis tambang bauksit hingga pemurnian alumina.

BUMI berencana melanjutkan akuisisi untuk proyek pabrik alumina yang dikerjakan oleh anak usaha Laman Mining, PT Supreme Alumina Indonesia (SAI). BUMI akan menguasai 55% saham SAI, sementara sisanya tetap dipegang oleh Laman Mining. Data dari Ditjen Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum menunjukkan bahwa PT Supreme Global Investment, berbasis di Batam, Kepulauan Riau, adalah pengendali sekaligus pemilik manfaat Laman Mining.

Presiden Direktur Laman Mining, Agustinus Tan, menyambut positif kerja sama dengan BUMI untuk pengelolaan tambang di masa depan. Laman Mining telah menyiapkan infrastruktur lengkap untuk kegiatan tambang bauksit di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara dan Nanga Tayap, Ketapang, Kalimantan Barat. Konsesi tambang ini mencakup 13.575 hektare di bawah kontrak izin usaha pertambangan (IUP) yang berlaku hingga Februari 2032.

Agustinus menambahkan bahwa Laman Mining tengah menyiapkan proyek pabrik alumina dengan nilai investasi sekitar US$1,5 miliar atau setara dengan Rp24,99 triliun. Proyek ini ditargetkan mulai konstruksi pada kuartal II-2026 dan diharapkan dapat memproduksi 2,4 juta ton alumina per tahun dengan kapasitas input bauksit sekitar 7,9 juta ton per tahun.

Sejumlah analis menilai positif langkah akuisisi BUMI terhadap aset tambang non batu bara. Yoga Ahmad Gifari dari Sucor Sekuritas menyatakan bahwa akuisisi ini akan mendukung target BUMI untuk mencapai 50% EBITDA dari bisnis non batu bara pada 2030. “Inisiatif ini memberi sinyal pada perbaikan margin yang lebih tinggi dan mengurangi ketergantungan pada batu bara termal,” kata Yoga.

BUMI juga memiliki fleksibilitas untuk menerbitkan obligasi atau surat utang guna membiayai akuisisi aset mineral, termasuk Laman Mining. Setelah restrukturisasi utang, BUMI beroperasi dengan struktur permodalan yang sehat, memberikan ruang untuk pertumbuhan anorganik melalui pembiayaan utang.

Analis dari Samuel Sekuritas, Juan Harahap dan Hernanda Cahyo, juga memiliki pandangan positif terhadap langkah diversifikasi BUMI ke sektor pertambangan logam. Akuisisi ini memberikan katalis baru di tengah tren penurunan harga batu bara, dan potensi re-rating BUMI seiring diversifikasinya ke sektor pertambangan logam membuat mereka tetap optimis terhadap saham tersebut.

TAGGED:Bumi
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Dampak Kebijakan Pembatasan Izin Usaha Industri Smelter Nikel Baru di Indonesia
Next Article PT Timah (Persero) Tbk: Inisiatif Koperasi untuk Legalisasi Tambang Rakyat
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Chevron Tingkatkan Ekspor Minyak Venezuela di Tengah Sanksi AS: Implikasi dan Tantangan

Chevron, salah satu perusahaan energi terbesar di dunia, telah meningkatkan ekspor minyak dari Venezuela meskipun…

By Redaksi InfoEnergi

Kementerian ESDM Akan Kumpulkan Pelaku Usaha Tambang Sebelum Oktober 2025

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengundang para pelaku usaha serta asosiasi pertambangan…

By Redaksi InfoEnergi

Strategi Jitu PEP untuk Meminimalkan Hilangnya Produksi Berkat Dobber

Pengantar: Menaklukkan Tantangan Produksi Di dunia industri migas, efisiensi produksi adalah kunci utama untuk mencapai…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

Sumatera Barat Menuju Lumbung Pangan Nasional dan Pelopor Ekonomi Hijau

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Harga Minyak Stabil di Tengah Surplus Pasokan dan Sanksi Minyak Rusia

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Kisi-Kisi Investor Proyek DME Batu Bara dari China dan Eropa

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Pendekatan Kreatif: PT Bosowa Energi dan PT Jasa Rekayasa Mandiri Adakan Pertemuan Sinergi Strategis

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?