Rabu, 4 Mar 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Pertamina Patra Niaga Siapkan Impor BBM dari AS untuk Natal dan Tahun Baru 2026
Energi Terbarukan

Pertamina Patra Niaga Siapkan Impor BBM dari AS untuk Natal dan Tahun Baru 2026

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 17 Februari 2026 11:09 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

PT Pertamina Patra Niaga (PPN) membuka peluang untuk mengimpor bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin RON 90 setara Pertalite dari Amerika Serikat (AS). Langkah ini diambil untuk memperkuat pasokan perusahaan dalam menghadapi momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Corporate Secretary PPN, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa hingga saat ini penyaluran Pertalite masih berada 1%—5% di bawah kuota yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2025, yaitu sebanyak 31,2 juta kiloliter (kl).

Dengan kondisi tersebut, PPN masih memiliki kesempatan untuk menambah pasokan guna mengantisipasi peningkatan pergerakan masyarakat dan permintaan BBM selama masa Nataru. Roberth menyatakan bahwa penambahan stok ini akan berasal dari produksi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan impor langsung yang dilakukan oleh PPN. Impor dari AS ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah terkait kesepakatan tarif resiprokal dengan Presiden Donald Trump.

Roberth mengungkapkan bahwa impor BBM dari AS diperkirakan akan mencapai sekitar 40% dari total pengadaan Pertamina. “Pasar impor kami sudah ditetapkan berdasarkan kebijakan pemerintah untuk menyerap dari AS. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan penyedia di lokasi lain,” ujar Roberth dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2025). Namun, Roberth belum dapat memastikan kapan impor dari AS akan dilakukan, meskipun ia memastikan bahwa impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri akan dilakukan melalui proses pengadaan yang berlaku.

Pada kesempatan yang sama, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menambahkan bahwa perusahaan masih menunggu arahan dari pemerintah terkait penugasan impor sejumlah komoditas migas dari AS. Baron belum dapat memastikan kapan wacana impor minyak mentah dan beberapa komoditas migas tersebut akan direalisasikan. “Kami perlu dasar hukum yang kuat dan kehati-hatian dalam pelaksanaannya untuk mengamankan distribusi energi kepada masyarakat,” ujar Baron.

Rencana pembelian komoditas migas ini sebelumnya menjadi bagian dari perundingan dagang dengan pemerintah AS, setelah Indonesia dikenakan tarif resiprokal sebesar 19%, lebih rendah dari rencana tarif awal 32%. Nilai paket impor migas dari AS diperkirakan mencapai US$15 miliar untuk mengimbangi surplus neraca dagang dengan AS saat ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menargetkan impor komoditas migas dari AS mulai dilakukan tahun ini, meskipun hingga saat ini belum ada kontrak jual-beli migas yang diteken antara Indonesia dan AS.

Di sisi lain, Kementerian ESDM mengungkapkan bahwa impor komoditas migas masih berasal dari Singapura, yang sebelumnya diharapkan dapat dialihkan ke AS pada akhir tahun ini. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa hingga kini belum ada tindak lanjut atas kesepakatan yang diteken antara RI dan AS dalam negosiasi tarif tersebut. “Semua yang berhubungan dengan kesepakatan tarif itu sekarang masih dalam proses,” kata Laode kepada awak media di Kementerian ESDM, Jumat (7/11/2025).

Dengan langkah-langkah ini, Pertamina Patra Niaga berupaya memastikan ketersediaan BBM yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode libur panjang Natal dan Tahun Baru, serta menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Harga Minyak Rebound: Optimisme Kesepakatan Damai Rusia-Ukraina
Next Article Timbunan Sampah di Kolong Tol Wiyoto Wiyono: Ancaman Kesehatan dan Keselamatan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Poin-Poin Krusial yang Perlu Dipahami Pada Revisi UU Ketenagalistrikan

Pemerintah Indonesia sedang merancang ulang Undang-Undang Ketenagalistrikan dengan harapan dapat membawa transformasi signifikan dalam ranah…

By Redaksi InfoEnergi

Proyek Energi Geotermal di Indonesia, Mengapa Masih Tertatih?

Proyek energi geotermal di Indonesia saat ini menghadapi berbagai rintangan yang membuat perkembangannya tampak lamban.…

By Redaksi InfoEnergi

Perubahan Harga Emas Batangan Antam: Tren Pasar Terkini

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini menunjukkan perubahan yang cukup mencolok.…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

Denda Tambang di Hutan: Kebijakan Baru Bahlil Capai Rp6,5 Miliar per Hektar

By Redaksi InfoEnergi
Analisa & OpiniEnergi TerbarukanKebijakan & RegulasiWorld

Transformasi Industri Otomotif Menuju Energi Terbarukan

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Harga Minyak Menguat di Tengah Blokade Venezuela dan Sanksi Rusia

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Tantangan Bauran Energi Terbarukan Indonesia: Tiga Persoalan Utama yang Menghambat Pencapaian Target

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?