Jakarta, 25 Desember 2025 – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengumumkan kebutuhan dana sebesar Rp796 triliun untuk mendukung kegiatan eksplorasi energi hingga tahun 2029. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan produksi dan cadangan energi nasional. PHE berkomitmen untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen energi utama di kawasan Asia Tenggara.
PHE menargetkan untuk meningkatkan cadangan minyak dan gas bumi melalui kegiatan eksplorasi yang intensif. Fokus utama dari eksplorasi ini adalah menemukan sumber daya baru yang dapat mendukung kebutuhan energi domestik dan ekspor. “Kami berkomitmen untuk memastikan ketersediaan energi yang berkelanjutan bagi Indonesia,” ujar seorang pejabat PHE.
Eksplorasi ini akan mencakup berbagai wilayah potensial di Indonesia, termasuk daerah-daerah yang belum sepenuhnya dieksplorasi. PHE berharap dapat menemukan cadangan baru yang signifikan untuk mendukung pertumbuhan industri energi nasional.
Untuk merealisasikan rencana ambisius ini, PHE akan mengandalkan berbagai sumber pendanaan, termasuk investasi dari mitra strategis dan pinjaman dari lembaga keuangan. Perusahaan juga berencana untuk meningkatkan efisiensi operasional guna memaksimalkan penggunaan dana yang tersedia.
PHE telah menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan energi internasional untuk mendukung kegiatan eksplorasi ini. “Kami terbuka untuk kolaborasi dengan mitra yang memiliki teknologi dan keahlian yang dapat mendukung tujuan kami,” tambah pejabat tersebut.
Kegiatan eksplorasi yang direncanakan oleh PHE diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi industri energi nasional. Dengan meningkatnya cadangan energi, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan ketahanan energi nasional. Hal ini juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor energi.
Selain itu, peningkatan produksi energi dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan negara melalui pajak dan royalti. “Eksplorasi ini tidak hanya penting bagi PHE, tetapi juga bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan,” kata seorang analis industri.
Meskipun memiliki potensi besar, pelaksanaan kegiatan eksplorasi ini tidak lepas dari tantangan. Salah satu tantangan utama adalah memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan dan sosial. PHE berkomitmen untuk menjalankan kegiatan eksplorasi dengan memperhatikan aspek keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
Selain itu, fluktuasi harga energi global dan ketidakpastian ekonomi dapat mempengaruhi kelayakan finansial dari proyek eksplorasi ini. PHE perlu mengembangkan strategi yang adaptif untuk menghadapi dinamika pasar yang berubah.
Dengan rencana eksplorasi yang ambisius ini, PHE berharap dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen energi utama di kawasan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri energi nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Ke depan, PHE berencana untuk terus berinvestasi dalam teknologi dan inovasi guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional. Dengan demikian, perusahaan dapat memanfaatkan potensi energi yang ada secara optimal dan berkontribusi pada pengembangan industri global yang berkelanjutan.
Kebutuhan dana Rp796 triliun untuk eksplorasi hingga 2029 mencerminkan komitmen PHE untuk meningkatkan cadangan dan produksi energi nasional. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, rencana ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi industri energi dan perekonomian Indonesia. PHE dan mitra strategisnya perlu bekerja sama untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan eksplorasi ini dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi sektor energi di Indonesia.
