Senin, 11 Mei 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Kelistrikan > Indonesia Suplai Komponen Baterai EV Tesla Melalui Perusahaan China
Kelistrikan

Indonesia Suplai Komponen Baterai EV Tesla Melalui Perusahaan China

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 7 Agustus 2025 9:02 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Indonesia kembali menegaskan posisinya dalam industri baterai kendaraan listrik (EV) dunia dengan menjadi sumber bahan baku penting untuk Tesla, produsen mobil listrik asal Amerika Serikat. Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa salah satu komponen baterai Tesla kini berasal dari Indonesia. Menariknya, bahan baku tersebut diekspor melalui perusahaan asal Tiongkok, Huayou, yang beroperasi di Indonesia dan memproduksi prekursor baterai EV.

Bahlil menjelaskan bahwa Huayou telah mengekspor prekursor, bahan utama dalam pembuatan katoda baterai, dari Indonesia ke Amerika Serikat. Ini menunjukkan bahwa produk hasil pengolahan nikel di Indonesia telah memasuki rantai pasok global, khususnya untuk kendaraan listrik Tesla. Langkah ini menjadi pencapaian penting dalam upaya hilirisasi sumber daya mineral, terutama nikel, yang menjadi kekuatan utama Indonesia.

Pemerintah Indonesia terus mendorong hilirisasi tambang dan pengembangan industri baterai dalam negeri. Tujuannya tidak hanya untuk mengekspor bahan mentah, melainkan juga menghasilkan produk bernilai tambah tinggi seperti prekursor dan katoda. Upaya ini mendukung visi jangka panjang Indonesia sebagai pusat produksi baterai dan kendaraan listrik di kawasan.

Masuknya produk Indonesia dalam rantai pasok Tesla diperkirakan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, mulai dari peningkatan nilai ekspor hingga penciptaan lapangan kerja. Namun, di sisi lain, pengelolaan dampak lingkungan dan keberlanjutan industri tetap menjadi perhatian. Pemerintah diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan pelestarian lingkungan melalui regulasi yang ketat.

Keberhasilan Indonesia dalam menyuplai komponen baterai EV ke Tesla, melalui perusahaan China Huayou, menandai langkah penting dalam peta industri global. Ini menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya pemasok bahan mentah, tetapi juga bagian dari ekosistem teknologi tinggi dunia. Ke depan, tantangan terkait penguatan industri dalam negeri, keberlanjutan, dan peningkatan kualitas SDM harus dijawab dengan strategi yang matang dan kolaboratif.

TAGGED:Baterai EVESDMTesla
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Perusahaan Rusia Lirik Tambang Indonesia: Dari Mineral hingga Batu Bara
Next Article Pabrik Ekosistem Baterai EV Raksasa China-Indonesia Siap Beroperasi 2027
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Kemendag Tunda Persetujuan Ekspor Konsentrat Tembaga AMMN, Menunggu Rekomendasi ESDM

Kementerian Perdagangan (Kemendag) hingga saat ini belum mengeluarkan Persetujuan Ekspor (PE) untuk konsentrat tembaga milik…

By Redaksi InfoEnergi

Kajian Kelayakan Investasi BPI Danantara untuk Proyek Gasifikasi Batu Bara dan Kilang Minyak Segera Terbit

Kajian kelayakan investasi yang dilakukan oleh BPI Danantara untuk proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl…

By Redaksi InfoEnergi

Elektrifikasi Rumah Pedesaan di Sierra Leone dengan Energi Terbarukan

Freetown, Sierra Leone – 13 Desember 2024: Pemerintah Sierra Leone telah menetapkan pengembangan energi sebagai…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

CSRKelistrikan

PLN Berikan Kontribusi untuk Lingkungan dengan Sumbangan Tempat Sampah Botol Plastik

By Redaksi InfoEnergi
Kelistrikan

Komitmen Strategis Presiden Prabowo dan Aksi Cepat Menteri ESDM Dalam Percepatan Program Listrik Desa

By Redaksi InfoEnergi
Kelistrikan

Signifikansi Budaya Kerja Adil dan ESG dalam Sektor Energi

By Redaksi InfoEnergi
Energi TerbarukanKelistrikan

PPU melakukan Penguatan Infrastruktur Energi melalui PLTGU untuk Kawasan Industri IKN

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?