Kamis, 11 Des 2025
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Pertamina Belum Impor BBM dan LPG dari Amerika Serikat
Energi Terbarukan

Pertamina Belum Impor BBM dan LPG dari Amerika Serikat

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 11 November 2025 7:42 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa hingga saat ini, perusahaan belum melakukan impor bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG dari Amerika Serikat (AS). Rencana pembelian komoditas migas ini sebelumnya menjadi bagian dari perundingan dagang dengan pemerintah AS. Namun, Indonesia kini dikenakan tarif sebesar 19%, lebih rendah dari rencana tarif awal yang mencapai 32%.

“Ini masih di Kementerian Perekonomian, kita semua masih dalam tahap pembicaraan juga. Itu belum dijalankan karena memang masih proses pembicaraan,” ujar Simon kepada awak media di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (10/11/2025). Nilai paket impor migas dari AS ini diperkirakan mencapai US$15 miliar, yang bertujuan untuk mengimbangi surplus neraca dagang dengan AS saat ini.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menargetkan agar impor komoditas migas tersebut dapat dimulai tahun ini. Airlangga menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada kontrak jual-beli migas yang ditandatangani antara Indonesia dan AS. Namun, ia tetap menargetkan realisasi pembelian sejumlah komoditas migas tersebut dilakukan pada sisa tahun ini. “Nanti kita akan bahas sesudah perjanjian itu ditandatangani. Ditargetkan seperti itu [realisasi tahun ini],” kata Airlangga kepada awak media, di CEO Insight 2025, Selasa (4/11/2025).

Di sisi lain, Kementerian ESDM mengungkapkan bahwa impor komoditas migas belakangan ini masih berasal dari Singapura, yang sebelumnya diharapkan dapat dialihkan ke AS pada akhir tahun ini. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa hingga kini belum ada tindak lanjut atas kesepakatan yang diteken antara RI dan AS dalam negosiasi tarif tersebut. “Belum, belum. Jadi kalau semua yang berhubungan dengan kesepakatan tarif itu sekarang masih on process,” kata Laode kepada awak media di Kementerian ESDM, Jumat (7/11/2025).

Untuk diketahui, impor migas Indonesia sepanjang 2024 mencapai US$36,27 miliar. Postur impor ini berasal dari pembelian minyak mentah sekitar US$10 miliar dan hasil migas sebesar US$25,92 miliar, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS). Adapun, impor LPG Indonesia sepanjang 2024 mencapai 6,89 juta ton dengan nilai mencapai US$3,78 miliar. Porsi impor LPG dari Amerika Serikat mencapai 3,94 juta ton, dengan nilai impor US$2,03 miliar.

Selain AS, Indonesia juga mengimpor LPG dari Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Arab Saudi, hingga Algeria. Di sisi lain, kuota impor minyak mentah Indonesia dari AS terbilang kecil dibandingkan dengan realisasi impor sepanjang 2024. Indonesia mengimpor minyak mentah dari AS sekitar US$430,9 juta pada periode tersebut. Sebagian besar impor minyak mentah Indonesia berasal dari Arab Saudi, Angola, Nigeria, hingga Australia. Sementara itu, impor BBM kebanyakan berasal dari kilang di Singapura.

Meskipun ada rencana untuk mengalihkan impor migas dari Singapura ke Amerika Serikat, hingga saat ini proses tersebut masih dalam tahap pembicaraan. Pertamina dan pemerintah Indonesia terus berupaya untuk merealisasikan rencana ini guna mengimbangi surplus neraca dagang dengan AS. Namun, tantangan dalam negosiasi tarif dan kontrak jual-beli masih menjadi kendala utama yang harus diatasi.

TAGGED:LPG
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Pengoperasian Unit RFCC di RDMP Balikpapan: Langkah Strategis Pertamina
Next Article Inovasi Energi Terbaru: Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan Karya Anak Bangsa
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Energi dan Pangan Satu Jalan: Irigasi Jatisura Lambang Sinergi Migas-Pertanian yang Nyata

Irigasi & Jalan Usaha Tani di Jatisura DiresmikanPada Kamis, 11 September 2025, SKK Migas dan…

By Redaksi InfoEnergi

Rencana Ketenagalistrikan Nasional: Menuju Era Energi Nuklir di Indonesia

INFOENERGI.ID - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah meluncurkan kebijakan baru yang akan…

By Redaksi InfoEnergi

Pemerintah Pusat Menetapkan Harga Seragam LPG 3 Kg, Langkah Baru Menuju Stabilitas Ekonomi

Pemerintah pusat telah mengambil langkah monumental dengan menetapkan harga seragam untuk LPG 3 kg, sebuah…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi TerbarukanMinerba

Koster Siapkan Pembentukan BUMD untuk Pangan, Air, Energi, dan Transportasi di Bali

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Walhi Sumut Soroti Tambang Martabe: Pembukaan Lahan Ratusan Hektare Dinilai Perparah Banjir

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Brasil dan Indonesia Pemimpin Transisi Energi Menuju COP30

By Redaksi InfoEnergi
Emisi

TSE Group Bangun PLTBg dan Fasilitas CBG Pertama di Papua, Dorong Industri Sawit Berkelanjutan

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?