Selasa, 30 Jun 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Minerba > Penundaan Kesepakatan Mineral Ukraina-AS: Menanti Pelantikan Donald Trump
MinerbaWorld

Penundaan Kesepakatan Mineral Ukraina-AS: Menanti Pelantikan Donald Trump

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 19 Desember 2024 2:53 am
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Menurut laporan dari The New York Times, Ukraina telah menunda penandatanganan kesepakatan mineral dengan Amerika Serikat. Kesepakatan ini diperkirakan baru akan ditandatangani setelah Donald Trump dilantik sebagai Presiden AS, memungkinkan Trump, bukan Joe Biden, untuk mengumumkannya setelah menjabat dan mempresentasikannya sebagai kemenangan pribadinya.

Pejabat dan pengusaha Ukraina berusaha menarik perhatian Trump dengan menekankan sifat pragmatisnya. Mereka menyoroti bahwa Ukraina kaya akan sumber daya alam yang dapat mendukung industri Amerika yang ingin dikembangkan oleh Trump. Dengan cadangan mineral yang melimpah, Ukraina menawarkan potensi besar bagi pengembangan industri di bawah kepemimpinan Trump.

Ukraina memiliki deposit dari 20 mineral paling penting, termasuk kobalt dan grafit, dengan nilai cadangan yang diperkirakan mencapai $11,5 triliun. Selain itu, Ukraina juga memiliki 33% dari cadangan litium terbukti di Eropa, yang merupakan bahan penting untuk produksi baterai. Hal ini bisa menarik minat produsen kendaraan listrik seperti Elon Musk, yang dikenal sebagai sekutu Trump.

Kepada pembaca Ukraine Business News yang terhormat, kami adalah tim yang terdiri dari 20 jurnalis, peneliti, reporter, dan editor Ukraina yang dengan rendah hati meminta dukungan Anda. Kami berkomitmen untuk memberikan berita yang akurat dan mendalam tentang perkembangan ekonomi dan politik di Ukraina dan sekitarnya.

Penundaan kesepakatan ini menunjukkan strategi diplomatik Ukraina dalam menavigasi hubungan internasionalnya, terutama dengan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan baru. Dengan sumber daya mineral yang signifikan, Ukraina berada dalam posisi yang kuat untuk mempengaruhi kebijakan energi dan industri global, sambil menunggu langkah selanjutnya dari pemerintahan Trump.

TAGGED:ASTrump
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Dana Ekuitas Swasta RCF Dorong Dekarbonisasi di Sektor Pertambangan Australia
Next Article Penemuan Zona Emas Berkadar Tinggi di Minyari Dome oleh Antipa Minerals
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Hur man enkelt börjar spela på Amok Casino Sverige: en guide för nya spelare

Att ge sig in i världen av online casino kan kännas överväldigande, särskilt för nya…

By Redaksi InfoEnergi

Harga Logam Dasar Melemah Akibat Terhentinya Aktivitas Perdagangan Selama Libur Imlek di Asia

Harga tembaga dan sejumlah logam industri lainnya mengalami penurunan pada perdagangan pasar global hari ini.…

By Redaksi InfoEnergi

India Diproyeksi Geser China dalam Pertumbuhan Permintaan Minyak 2025

Pertumbuhan permintaan minyak di India diperkirakan akan melampaui China pada tahun ini, menurut laporan Trafigura…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Migas

Pengiriman LNG Rusia yang Disanksi AS Kembali Tiba di China

By Redaksi InfoEnergi
MigasWorld

Profil Turkmenistan: Negeri yang Menyediakan Gas dan Listrik Gratis Selama Dua Dekade Lebih

By Redaksi InfoEnergi
TechnologyWorld

Uni Eropa Perkuat Kontrol Bea Cukai Ukraina dengan Teknologi Canggih

By Redaksi InfoEnergi
Energi TerbarukanMigasWorld

Kolaborasi SECCRA dan Waga Energy untuk Produksi Gas Alam Terbarukan di Pennsylvania

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?