Jumat, 23 Jan 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Harga Oksida Yttrium Melonjak: Dampak Pembatasan Ekspor China
Energi Terbarukan

Harga Oksida Yttrium Melonjak: Dampak Pembatasan Ekspor China

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 18 November 2025 5:48 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

Harga oksida yttrium, salah satu unsur logam tanah jarang, telah mencapai puncak tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini mencapai hampir 1.500% sejak awal tahun, menyoroti dampak signifikan dari pembatasan perdagangan yang diberlakukan oleh China. Menurut data dari Asian Metal Inc., harga komoditas ini melonjak menjadi US$126 per kilogram, naik drastis dari US$8 pada akhir 2024.

Pada bulan April lalu, China memberlakukan pembatasan ekspor terhadap sejumlah unsur tanah jarang, termasuk yttrium. Langkah ini menempatkan produksi, pemurnian, perdagangan, dan penggunaan unsur tanah jarang di pusat ketegangan perdagangan yang berkepanjangan antara dua ekonomi terbesar dunia, yaitu China dan Amerika Serikat.

China saat ini masih mendominasi produksi global unsur tanah jarang. Meskipun Beijing baru-baru ini sepakat untuk melonggarkan penjualan, kedua pihak masih dalam tahap negosiasi mengenai rincian kesepakatan tersebut. Dominasi ini memberikan China pengaruh besar dalam pasar global, terutama dalam hal harga dan pasokan.

Yttrium memiliki peran penting dalam berbagai teknologi medis, serta peralatan dirgantara, keramik, laser, dan superkonduktor. Dalam empat tahun hingga 2023, lebih dari 90% impor Amerika Serikat (AS) berasal dari China, berdasarkan data dari US Geological Survey. Hal ini menunjukkan ketergantungan AS pada pasokan yttrium dari China.

Di Amerika Serikat, MP Materials Corp., yang didukung oleh Pentagon, menambang yttrium di proyek Mountain Pass. Namun, perusahaan tersebut saat ini menimbun material itu sambil merencanakan ekspansi hilir. Langkah ini menunjukkan upaya AS untuk mengurangi ketergantungan pada impor dari China dan meningkatkan produksi dalam negeri.

Di tempat lain, Lynas Rare Earths Ltd. asal Australia, yang memproduksi berbagai jenis unsur tanah jarang, tengah meningkatkan kapasitas untuk memproduksi yttrium dari tambang Mount Weld serta fasilitas pemrosesannya di Malaysia. Upaya ini merupakan bagian dari strategi global untuk mendiversifikasi sumber pasokan unsur tanah jarang dan mengurangi dominasi China.

Kenaikan harga oksida yttrium mencerminkan ketegangan perdagangan global dan ketergantungan pada pasokan dari China. Dengan dominasi China dalam produksi global, negara-negara lain seperti Amerika Serikat dan Australia berupaya untuk meningkatkan produksi dalam negeri dan mendiversifikasi sumber pasokan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada China dan menstabilkan pasar global unsur tanah jarang.

TAGGED:China
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Penurunan Investasi Hulu Migas Indonesia: Tantangan dan Solusi
Next Article Rio Tinto Pangkas Produksi Alumina di Yarwun: Tantangan Kapasitas Limbah
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

Perseteruan Memanas: Menteri ESDM dan Dirut PGN di Tengah Isu Pipa Gas

INFOENERGI.ID, Jakarta - Ketegangan antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Direktur Utama…

By Redaksi InfoEnergi

Harga Minyak Menguat: Pasar Pantau Pembicaraan Rusia vs Ukraina

Harga minyak dunia mengalami penguatan signifikan seiring dengan meningkatnya ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina.…

By Redaksi InfoEnergi

Pemkot Tangerang Perkenalkan Inovasi Sampah dan Energi di CSS XXIII

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi inovatif untuk sanitasi berkelanjutan. Wakil Wali…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

Divestasi Saham PTFI: Tantangan Indonesia dalam Mengendalikan Freeport

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Goldman Sachs: Reli Harga Tembaga Diprediksi Tidak Bertahan Lama

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Kementerian ESDM Memperkenalkan Inisiatif Energi Hijau di Batam

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Prediksi Harga Batu Bara Hari Ini: Senin, 27 Oktober 2025

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?