Minggu, 28 Jun 2026
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Subscribe
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Search Here
Font ResizerAa
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral IndonesiaInfo Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Energi Terbarukan
  • Kelistrikan
  • CSR
Search
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
  • Infografis & Data
  • Kebijakan & Regulasi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia > Blog > Energi Terbarukan > Pengoperasian Unit RFCC di RDMP Balikpapan: Langkah Strategis Pertamina
Energi Terbarukan

Pengoperasian Unit RFCC di RDMP Balikpapan: Langkah Strategis Pertamina

Redaksi InfoEnergi
Last updated: 11 November 2025 7:41 pm
Redaksi InfoEnergi
Share
SHARE

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) telah memulai pengoperasian unit pengolahan Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex di Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyatakan bahwa perusahaan masih dalam tahap persiapan integrasi lanjutan proyek RDMP Balikpapan. Simon menambahkan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait waktu peresmian proyek tersebut.

“Proses persiapan terus berjalan, dan kami juga telah melakukan beberapa uji coba. Saat ini, kami tinggal menunggu peresmian,” ujar Simon kepada media di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (10/11/2025). Selain itu, Simon menjelaskan bahwa perusahaan sedang menyelesaikan upaya integrasi RDMP Balikpapan dengan beberapa terminal di sekitar kilang, termasuk terminal Tanjung Batu, Lawe-Lawe, dan pipa dari Senipah.

Sebelumnya, Pertamina menargetkan proyek RDMP Balikpapan mulai beroperasi bulan ini. Namun, proyek tersebut belum dapat beroperasi dengan kapasitas penuh. Kapasitas unit distilasi minyak mentah (CDU) kilang akan ditingkatkan dari 260.000 barel per hari (bph) menjadi 360.000 bph, sehingga total kapasitas CDU Indonesia diharapkan meningkat dari 1,17 juta bph menjadi 1,26 juta bph pada akhir 2025.

KPI melaporkan bahwa proyek RDMP Balikpapan mendekati tahap finalisasi, dengan fase persiapan operasional unit RFCC yang sedang berlangsung. Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, menyatakan bahwa unit RFCC baru di Kilang Balikpapan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal IV-2025, dengan kapasitas pengolahan hingga 90.000 bph. Teknologi RFCC memungkinkan peningkatan nilai tambah residu minyak mentah menjadi produk bernilai tinggi, seperti LPG, gasoline, dan propylene.

“Pengoperasian unit RFCC ini akan mendukung kemandirian energi nasional dengan menghasilkan lebih banyak produk berkualitas tinggi,” ungkap Milla dalam keterangan resmi akhir Agustus. RFCC Kilang Balikpapan akan menjadi unit RFCC terbesar milik Pertamina, melampaui kapasitas unit serupa di Kilang Cilacap yang beroperasi sejak 2015 dengan kapasitas 62.000 bph.

Meskipun demikian, BMI, lengan riset Fitch Solutions, memprediksi bahwa Indonesia masih akan sulit lepas dari ketergantungan impor migas, meskipun proyek RDMP Kilang Balikpapan beroperasi. Menurut BMI, ekspansi Kilang Balikpapan dan upaya pemerintah memacu produksi biofuel mungkin dapat mengubah pola perdagangan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia, tetapi ketergantungan pada impor akan tetap ada.

“Indonesia akan mengalami penambahan kapasitas kilang untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade. Pertamina berencana mengoperasikan proyek ekspansi kilang Balikpapan pada kuartal IV-2025,” jelas tim riset BMI. Namun, upaya ini terkendala oleh lambatnya penambahan kapasitas kilang dan kurangnya investasi asing. Ekspansi kapasitas kilang Indonesia terus tertinggal dari pertumbuhan permintaan, sehingga negara ini bergantung pada impor.

Pengoperasian unit RFCC di RDMP Balikpapan merupakan langkah strategis Pertamina untuk meningkatkan kapasitas pengolahan minyak dalam negeri dan mendukung kemandirian energi nasional. Meskipun menghadapi tantangan ketergantungan impor, proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kapasitas kilang dan efisiensi pengolahan minyak di Indonesia. Pertamina dan pihak terkait akan terus memantau perkembangan proyek ini untuk memastikan keberhasilannya dalam jangka panjang.

TAGGED:Balikpapan
Share This Article
Twitter Email Copy Link Print
Previous Article Pertamina Siap Bergabung dalam Proyek Kilang Modular 1 Juta Barel
Next Article Pertamina Belum Impor BBM dan LPG dari Amerika Serikat
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Trusted Source for Accurate and Timely Updates!

Our commitment to accuracy, impartiality, and delivering breaking news as it happens has earned us the trust of a vast audience. Stay ahead with real-time updates on the latest events, trends.
FacebookLike
TwitterFollow
InstagramFollow
TiktokFollow
LinkedInFollow
MediumFollow
QuoraFollow
- Advertisement -
Ad image

Popular Posts

ESDM Tanggapi Keluhan Penambang Nikel Terkait Denda Satgas PKH

Jakarta, 25 Desember 2025 - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merespons keluhan yang…

By Redaksi InfoEnergi

Провирон: Дозировка и применение

Провирон — это андроген, широко используемый в медицинской практике и среди атлетов для улучшения физической…

By Redaksi InfoEnergi

Dampak Rencana Pemerintah Memperketat Solar Subsidi: Analisis dan Implikasinya

INFOENERGI.ID - Pemerintah Indonesia sedang merancang strategi untuk memperketat distribusi solar subsidi. Kebijakan ini muncul…

By Redaksi InfoEnergi

You Might Also Like

Energi Terbarukan

Penyesuaian Harga BBM di Seluruh Indonesia per 1 November 2025

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Pemerataan Akses Energi: PLN dan ESDM Wujudkan Listrik Mandiri di Minahasa

By Redaksi InfoEnergi
Emisi

MedcoEnergi Lampaui Target, Berhasil Kurangi Emisi Lebih dari 1,5 Juta Ton CO₂e

By Redaksi InfoEnergi
Energi Terbarukan

Ekspor Batu Bara Indonesia Anjlok 20,27% pada Januari-November 2025

By Redaksi InfoEnergi
Info Energi - Sumber Informasi Energi dan Mineral Indonesia
Facebook Twitter Youtube Rss Medium

Mengenai Kami


InfoEnergi.id adalah platform media terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar sektor energi di Indonesia. Dengan tujuan memberikan wawasan yang akurat dan terverifikasi, situs ini menghadirkan berbagai berita, analisis, dan update terkait perkembangan energi, baik yang bersumber dari fosil, terbarukan, maupun kebijakan energi nasional. Infoenergi.id mengedepankan kualitas informasi yang selalu diperbarui sesuai dengan dinamika industri energi global dan lokal.

Kategori
  • Home
  • Migas
  • Minerba
  • Kelistrikan
  • Energi Terbarukan
  • CSR
  • Analisa & Opini
Link Lainnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Syarat dan Ketentuan Berlaku
  • Iklan
  • Pedoman Siber

Copyright @ InfoEnergi.id – Pusat Informasi Mengenai Energi Indonesia

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?